Seminar Simposium Kesehatan Jiwa

 

 

Image

Tema : “Membangun perspektif kesehatan jiwa dgn pendekatan preventif & promotif”

Waktu dan Tempat : 14 Juni 2013 pukul 08.30 11.15 WIB di Auditorium Ged.H F.Psikologi UI

Biaya : Rp35.000,00 (sudah termasuk sertifikat, seminar kit, snack, dan handout materi)

Pembicara : 

  • dr. Nova Riyanti Yusuf, SpKj
  • dr. Pandu Setiawan, SpKj
  • Dr.Nani Nurrachman Sutojo

Pendaftaran :

SMS ke Ardel-08559922400 (sms only) dgn format: Seminar_Nama_Univ/Instansi_No.Hp

Terbatas hanya untuk 200 orang. Untuk informasi lebih lanjut follow twitter @SimposiumKeswa

Standard

PESERTA YANG LOLOS CALL FOR ESSAY

Sub tema ‘Kesehatan Jiwa di Lingkungan Industri‘ :

  1. Balmar Morangelita Nuach – Universitas Airlangga
  2. Joevarian – Universitas Indonesia
  3. Meutia Erlisa Sevelina
  4. Qoyyimah Lutfianti – Universitas Soegijapranata

Sub tema ‘Kesehatan Jiwa di Lingkungan Pendidikan‘ :

  1. Amalia Fauziah – Universitas Dipenogoro
  2. Annisa Poedji Pratiwi – Universitas Gadjah Mada
  3. Benny Prawira – Universitas Bunda Mulia
  4. Husnul Fauziah – Universitas Sunan Kalijaga
  5. Sustriana Saragih – Universitas Gadjah Mada
  6. Yulianti

Sub Tema ‘Kesehatan Jiwa di Lingkungan Perkotaan‘ :

  1. Clara Moningka – Universitas Bunda Mulia
  2. Iqbal Maesa Febriawan – Universitas Indonesia
  3. Rahmi Abdah Kamila – UIN Syarif Hidayatullah
  4. Sakinah Nur Rokhmah – Universitas Muhammadiyah Malang
  5. Wahyu Yogma Sutantyo – Universitas Andalas

Bagi para peserta yang lolos mekanisme ‘Call for Essay’ dapat menghadiri Simposium Kesehatan Jiwa 2013 pada tanggal 13 – 16 JUNI 2013 di Fakultas Psikologi Universitas Indonesia dan Perpustakaan Pusat Universitas Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, pihak panitia akan mengirimkan beberapa hal melalui email langsung kepada para peserta yang lolos Call for Essay.

Standard

#SehatJiwa

#SehatJiwa

Image

Seputar Simposium Kesehatan Jiwa

Apa itu Simposium Kesehatan jiwa ?

 

Simposium Kesehatan Jiwa adalah program kerja Departemen Kajian Strategis BEM IKM Psikologi UI 2013. Simposium Kesehatan Jiwa merupakan sebuah pertemuan yang  menghadirkan mahasiswa psikologi dari berbagai universitas (Jawa dan Sumatra), lembaga-lembaga yang bergerak di bidang psikologi, akademisi dan masyarakat umum untuk membahas isu kesehatan jiwa di Indonesia. Dalam pelaksanaannya, setiap peserta akan menyampaikan pandangannya terhadap isu kesehatan jiwa di Indonesia dan memaparkan kajian yang telah dibuat oleh masing-masing. Kemudian peserta akan menyatukan pandangan dan menuangkannya ke dalam bentuk draft rekomendasi yang di akhir acara akan diserahkan kepada Ketua Panja RUU Kesehatan Jiwa untuk menambah perspektif baru dalam penyusunan RUU Kesehatan Jiwa.

 

Tema

    Tema Simposium Kesehatan Jiwa ini adalah “Membangun Perspektif Kesehatan Jiwa Melalui Upaya Preventif dan Promotif”

Tema ini kami turunkan lebih lanjut menjadi tema essay sebagai mekanisme untuk mengikuti simposium kesehatan jiwa (lebih lanjut ada di bagian bawah)

 

Mengapa Kesehatan Jiwa?

Kesehatan jiwa di Indonesia dihadapkan pada fakta berikut :—

  • Banyaknya laporan gangguan jiwa di Indonesia yaitu 11,6% dari seluruh penduduk Indonesia (19,6 jt orang dari 241 jt). Pada laporan riset kesehatan dasar tahun 2007, ditemukan bahwa sebanyak 11,6% individu yang berumur 15 tahun keatas melaporkan bahwa mereka memiliki gangguan emosional.
  • Indonesia tidak mempunyai UU yang mengatur tentang kesehatan jiwa
  • Perlakuan masyarakat terhadap Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) sangat tidak manusiawi.  Pemasungan, kekerasan, penelantaran masih sering kita jumpai, bahkan di Rumah Sakit Jiwa
  • Tenaga profesional menangani ODGJ masih sedikit. Psikolog klinis menangani 1,51 orang/1 juta jiwa, psikiater hanya 2,49 orang/1 juta jiwa, dan perawat jiwa 8,8 orang/1 juta jiwa.
  • Pemerintah mengalami kerugian sekitar 20 Triliun sebagai bentuk hilangnya produktivitas  kerja oleh ODGJ
  • Fasilitas untuk ODGJ dianggap kurang yaitu 1678 RSU hanya 2% yang mempunya pelayanan kesehatan jiwa

Pada tahun 2013 DPR melalui Komisi IX sedang merancang RUU Kesehatan Jiwa. RUU ini diharapkan menjadi komponen pendukung upaya mewujudkan kesehatan jiwa di Indonesia. Sebagai mahasiswa psikologi, hal ini menjadi momen tepat pula untuk ikut mengawal RUU Kesehatan Jiwa.

 

Bagaimana cara mengikuti Simposium Kesehatan Jiwa?

    Selain mengundang beberapa universitas untuk mengirimkan perwakilannya, kami juga membuka kesempatan bagi mahasiswa dan masyarakat umum untuk mengikuti simposium kesehatan jiwa melalui mekanisme Call for Essay.

Tema Call For Essay “Membangun Membangun Perspektif Kesehatan Jiwa Berdasarkan Faktor Psikososial yang Mempengaruhinya”.

Sub Tema :

  1. Kesehatan jiwa di lingkungan perkotaan (pembangunan kota)
  2. Kesehatan jiwa di lingkungan industri
  3. Kesehatan jiwa di lingkungan pendidikan

 

Keterkaitan antara upaya promotif dan preventif dengan faktor psikosoial

Faktor psikososial merupakan bagian yang penting dari pemahaman akan upaya-upaya kesehatan jiwa. Pemahaman akan faktor tersebut merupakan sebuah langkah dalam membentuk upaya preventif dan promotif yang efektif di dalam melestarikan kesehatan jiwa. Faktor-faktor ini bisa berupa standar hidup, kondisi lingkungan kerja, lingkungan hidup, dan kebijakan-kebijakan publik yang pada hakikatnya akan mempengaruhi kesejahteraan individu. Pembuatan berbagai program prevensi dan promosi tentunya berangkat dari pemahaman dari faktor-faktor psikososial itu. Maka itu langkah awal dari keterlibatan peserta disini adalah pendalaman dari faktor-faktor psikososial tersebut. Yang diharapkan adalah sebuah esai yang dapat menjelaskan faktor-faktor psikososial dalam masing-masing lingkup sub-tema dari Simposium Kesehatan Jiwa (Perkotaan, Industri, dan Pendidikan). 

 

Ketentuan Call for Essay lebih lanjut dapat dilihat di poster call for essay di https://simposiumkesehatanjiwa2013.wordpress.com/ atau @simposiumkeswa.

 

Bagaimana teknis pelaksanaan Simposium Kesehatan Jiwa?

Simposium Kesehatan Jiwa dilaksanakan di Fakultas Psikologi UI dan Perpustakaan Pusat UI pada tanggal 13-16 Juni 2013.Secara garis besar di Simposium Kesehatan Jiwa terdapat acara sbb:

  • Talkshow
  • Focus Group Discussion berdasar sub tema yang telah ditentukan
  • Sidang (pemaparan hasil FGD dan penyatuan pandangan untuk draft rekomendasi)
  • Penyerahan drat rekomendasi RUU Kesehatan Jiwa kepada Panja RUU Keswa.  

 

Keuntungan Mengikuti Simposium Kesehatan Jiwa

  • Menjadi bagian dari upaya mewujudkan kesehatan jiwa di Indonesia
  • Mendapatkan wawasan lebih mengenai kesehatan jiwa di Indonesia
  • Menjalin relasi dengan pihak-pihak yang bergerak dalam bidang kesehatan jiwa
  • Mendapat sertifikat dan plakat

 

Standard